Ulama Palestina Safari Ramadan ke Nagan Raya

-- ads --

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Ulama dari Palestina Syeikh Mahmud Abdul Aziz Abderraboh Banat direncanakan akan melakukan Safari Ramadan 1439 H ke Kabupaten Nagan Raya pada Sabtu 19 Mei 2018 mendatang.

Kedatangan ulama yang berasal dari negeri syam tersebut yang saat ini tengah dilanda koflik dengan Israel itu diprakarsai oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh.

Selama di Nagan Raya, Syeikh Mahmud Abdul Aziz Abderraboh Banat akan melakukan safari Ramadan di tiga Mesjid yang yaitu di Mesjid Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Jeuram , Kecamatan Seunagan dan Mesjid Kuta Baro.

“Di Mesjid Simpang Peut acara diselengarakan Sabtu malam setelah salat tarawih, kalau di Jeuram dan Kuta Baro lagi kami susun jabwalnya dengan pihak Penitia Mesjid,” kata Ketua KNRP Nagan Raya Agus Huri kepada Acehekspres.com, Kamis 17 Mei 2018.

Dalam safari Ramadan tersebut, Syeikh Mahmud Abdul Aziz Abderraboh Banat akan mengisi tausiyah. Selain tausiyah juga akan ada pemutaran film tetang Palestina, edukasi, dialog tentang Palestina, penggalangan dana untuk rakyat Palestina dan juga pengunjung dapat memperoleh souvenir Pelestina.

Lanjut Agus Huri, Tim relawan Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh juga akan melakukan penggalangan dan bantuan untuk masyarakat palestina yang sedang dilanda konflik dengan Israel tersebut.

“Penggalangan dana akan dilakukan relawan kami mulai besok Jumat sampai Minggu nanti, relawan akan turun ke gampong-gampong di Nagan Raya,” katanya.

Dana yang terkumpul akan diserahkan langsung pada Syeikh Mahmud Abdul Aziz untuk diserahkan kepada rakyat Palestina yang saat ini sedang berperang dengan zionis Israel. Jikapun ada dana masuk setelah Syeikh Mahmud Abdul Aziz keluar dari Nagan Raya, maka dana tersebut akan disalurkan melalui KNRP Aceh.

Selain di Nagan Raya, Syeikh Mahmud Abdul Aziz Abderraboh Banat juga akan melakukan safari Ramadan di beberapa kabupaten yaitu Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues.[]

Penulis: Bahariandy Mahardeka
Editor: Oga Umar Dhani

Comments
Loading...