SPSI Aceh: Buruh Tidak Ada Unras Omnibus Law RUU Cipta Kerja

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COM – Para pekerja dan buruh di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh tidak melakukan unjuk rasa (Unras) terkait penolakan pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Hal itu dikatakan Ketua Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSPPP – SPSI) Provinsi Aceh Tedi Irawan SH

“Tidak ada melakukan aksi unjuk rasa dalam upaya penolakan pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja,

Yang di sahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI),” ,” kata Tedi Irawan, Selasa, 6 Oktober 2020.

Iklan Pelantikan Gebernur Nova 2020 dari Pemkab Nara

Menurutnya, tidak melakukan aksi unjuk rasa, kata Tedi, aksi unjuk rasa yang telah direncanakan dan akan dilakukan di Pusat,

sedangkan di daerah tidak dilakukan karena mengingat Aceh masih dalam krisis pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Aceh masih masa pandemi, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 makanya kita tidak melakukan aksi yang bisa menyebabkan kerumunan masyarakat,” jelasnya.

Walaupun demikian, PD FSPPP SPSI Provinsi Aceh tetap menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang telah di sepakati oleh DPR RI itu.

“Kita tetap menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja dengan menyurati berbagai pihak, karena itu sangat merugikan pekerja dan buruh kita,” tutur Tedi Irawan.[]

Iklan Cuci Tanggan COVID-19 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.