Polres Nagan Raya Tangkap Empat Penambang Emas Illegal

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Sat Reskrim Polres Nagan Raya meangkap empat pelaku dugaan Pertambangan  Emas Illegal Gampong Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

Ke empat pelaku ditangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Gampong Kila masing-masing inisial Al,47 dan SB,42, Pemilik modal warga Seunagan Timur

Kemudian HA,48, Operator Beko warga Kecamatan Peureumeue, Aceh Barat dan SY,51, mekanik warga Kecamatan Seunagan Timur.

Kapolres Nagan Raya AKBP Risno,S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Fadillah Aditya Pratama mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat terkait masih maraknya pelaku Pertambangan  Emas Illegal

“Kemudian Sat Reskrim mendatangi lokasi dengan Jarak tempuh ke TKP dari gampong Kila sekitar 3 jam perjalanan menggunakan roda empat dan 4 jam perjalanan dengan berjalan kaki,” kata AKP Fadillah Aditya Pratama, Jumat, 23 Oktober 2020.

Iklan Pelantikan Gebernur Nova 2020 dari Pemkab Nara

Menurutnya, penangkapan terhadap pelaku Tindak Pidana Ilegal minning (Pertambangan emas illegal ) sesuai Pasal 158 UU No.4 Th 2009 tentang Minerba. Petugas menagkap pelaku, Kamis, 22 Oktober 2020.

Dalam penangkapan tersebut, dilokasi petugas menemukan 1 alat berat exavator merk Hitachi warna orange sedang melakukan aktifitas pertambangan emas.

Pelaku tidak bisa menunjukan izin aktifitas pertambangan dan ternyata aktifitas tersebut tidak memiliki izin apapun, sehinga polisi mengamankan 4 orang yang diduga sebagai pekerja

“Empat pekerja itu diamankan ke Mapolres Nagan Raya di Suka Makmue untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata AKP Fadillah.

Selain empat pelaku, polisi juga mengamankan Barang Bukti lainnya berupa, 1 exavator merk Hitachi warna orange,  lembar ambal penyaring warna hijau, penyaring asbuk dan Emas pasir lebih kurang 5 gram.[]

Iklan Cuci Tanggan COVID-19 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.