Polres Nagan Raya Tangkap 6 Pelaku Tambang Emas Ilegal

Iklan Pelantikan DPRK

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nagan Raya berhasil menagkap enam orang yang diduga penambangan emas illegal (Penambangan Tanpa Izin) di Gampong Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto,SH.,S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi,ST.,MM menyebutkan, ke enam dugaan pelaku Illegal Minning tersebut masing-masing, berinisial, MSD (50) pemilik modal dan pemilik bot, warga Gampong Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

Serta berinisial EE (29), HF (26), AM (31) warga Nanga Ngeri, Kecamatan Silat Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, JD (39) warga Nanga Yen, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu dan SA (36) warga Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

“Peristiwa melakukan Usaha Penambangan Tanpa Izin (Illegal Minning) Gampong Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya tepatnya di Sungai Krueng Inong,” kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Mahliadi,ST.,MM Selasa 11 Februari 2020.

Menurutnya, pelaku melakukan tindak pidana Illegal Minning dengan cara menyedot pasir di sungai menggunagan Kapal/Bot yang mana terdapat mesin Dompeng sebagai alat penyedot dan penyaring, setelah itu dilakukan mengindangan untuk memisahkan antara pasir dengan emas.

Barang bukti  yang diamnkan antara lain, tiga buah Jerigen ukuran 35 liter yang berisikan minyak solar, satu unit mesin kompresor warna orange, tiga lembar ambal penyaring emas warna hijau.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan terhadap enam orang yang diduga melakukan tindak pidana usaha penambangan tanpa izin (PETI) laporan Nomor : LP-A/03/I/2020/ACEH/RES NARA 29 Januari 2020 dan  LP-A/04/I/2020/ACEH/RES NARA 29 Januari 2020 Tentang Usaha Penambanga Tanpa Izin (Illegal Minning).

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal  yang di persangkakan: pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 4 tahun 2009 tentang mineral dan batu bara (Minerba) Jo Pasal 55 KUHPidana.

Dilakukan Penangkapan terhadap Pelaku Usaha Penambangan Tanpa Izin (Illegal Minning) sebagaimana dimaksud dalam pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 4 tahun 2009 tentang mineral dan batu bara (Minerba) Jo Pasal 55 KUHPidana.

“Polisi melakukan penangkapan ke enam pelaku dugaan Illegal Minning tersebut, Rabu 29 Januari 2020 sekira pukul 15.00 Wib,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto,SH.,S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi,ST.,MM.[]

Anda mungkin juga berminat

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.