Ucapan Idhul Fitri 1440 KONI Nagan Raya

Polisi Limpahkan Kasus Penganiayaan Gadis di Nagan Raya

WTP 11 Nagan Raya

SUKAMAKMUE, ACEHEKSPRES.COM Pihak kepolisian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Nagan Raya telah melimpahkan kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap WA (22) gadis asal Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya beberapa bulan lalu kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari ) Nagan Raya, Rabu 15 Mei 2019.

“Kita telah melakukan tahap II penyerahan tersangka dan sejumlah barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Nagan Raya terhadap kasus penganiayaan berat Pasal 351 Ayat (1) atau Ayat (2) Jo Pasal 354Ayat (1) KUHPidana pada seorang gadis di Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya penyerahan tersangka dan barang bukti sudah diterima pihak Kejaksaan Negeri Nagan Raya untuk diproses lebih lanjut,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SH SIK melalui AKP Boby Putra Ramadhan sebayang.

Dalam penyerahan tersebut, polisi menyerahkan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, satu unit handphone merk Hammer warna merah hitam, selembar baju lengan panjang warna abu-abu, dan selembar celana warna putih dengan corak bunga merah muda.

Sebelumnya, kejadian penganiayaan tersebut bermula pada Rabu, 14 November 2018, Pukul 09.30 WIB di Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya pelaku Fariyatno (25) menumpang mandi dirumah korban WA.

Korban WA menyiapkan kopi di dapur untuknya, pada saat WA hendak memberikan kopi kepada Fariyatno (25), tiba-tiba Korban WA melihat Fariyatno (25) sedang mengacak-acak lemari orang tua Korban WA, dan seketika Fariyatno (25) langsung mencekik leher Korban WA dan menikam WA dengan menggunakan senjata tajam ke punggung belakang, leher dan juga bahu sebelah kiri korban.

Setelah berhasil menikam WA, pelaku langsung melarikan diri, warga yang mengetahui kejadian itu melaporkannya kepada Pihak kepolisian sehingga polisi menetapkannya sebagai buronan dan kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku dikenakan pasal 351 Ayat (1) atau Ayat (2) Jo Pasal 354Ayat (1) KUHPidana Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah atau ayat (2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. []

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...