Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari BPKD Bireuen
Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari Dinas PUPR Bireuen
Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari DPMGGPKB Bireuen

Polda Aceh Ungkap Kasus Sabu Seberat 353 Kg

Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari BKPSDM Bireuen

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 353 Kg jaringan internasional.

Hal itu dikatakan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil di dalam konferensi pers di Aula Serba Guna Mapolda Aceh, Kamis, 11 Februari 2021.

Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs. Raden Purwadi, S.H, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, SIK., MH, Kakanwil Bea Cukai Safuadi, Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Ade Sapari, SIK.,S.H beserta Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, SH.,SIK.,M.Si.

Iklan HPN 2021 dari Pemkab Abdya

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan, di satu sisi ini merupakan suatu keberhasilan polri dalam memberantas narkotika, namun di sisi lain Kapolda Aceh sangat prihatin melihat masih ditemukannya narkotika jenis sabu seberat 353 Kg  di Aceh.

“Saya prihatin melihat sabu seberat itu masih ada di Aceh, ini sangat berpotensi untuk menghancurkan generasi emas Aceh,” ucap Kapolda.

Kapolda mengharapkan, dalam hal ini awak media agar ikut membantu kepolisian untuk mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkotika dan ikut membantu memberantasnya.

“Awak media harus ikut membantu kepolisian dan kita semua harus bersatu untuk memberantas narkotika. Kalau tidak, mereka akan memanfatkan setiap celah untuk mensuplay narkotika ke Aceh,” ujarnya.

Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari Kabag Umum Bireuen

“Kita harus menyamakan visi untuk membebaskan Aceh dari peredaran narkotika. Kita dari kepolisian juga siap menindak tegas dan terukur agar mereka tidak coba-coba memasok narkotika ke Aceh,” tabahnya.

“Ini semua kita lakukan untuk menyelamatkan generasi emas Aceh sebanyak 1.760.000 jiwa dari barang haram tersebut,” tegasnya lagi.

Di samping itu, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, menambahkan, sebenarnya informasi yang diterima sudah dari pertengahan Desember. Setelah itu langsung membentuk tim dan melibatkan pihak Bea Cukai karena modus mereka menggunakan jalur laut.

Ia menjelaskan, negara penghasil narkoba terbesar saat ini adalah Meksiko, Myanmar, dan Negara Timur Tengah yaitu Afganistan.

“Nantinya kami juga akan bekerja sama dengan kawan luar negeri dan agenci penegak hukum internasional,” ucapnya.

Oleh karena itu Krisno mengharapkan, semua pihak harus bekerjasama dan pengungkapan ini merupakan hasil dari kerjasama tersebut.

“Kita harus bekerjasama untuk memberantas narkoba ini, karena kejahatan internasional khusus narkotika saat ini juga dilakukan dengan cara teroganisir, maka kita juga harus terorganisir untuk memberantasnya,” pungkas Jenderal bintang satu dari Mabes Polri tersebut.[]

Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari Dinkes Bireuen
Anda mungkin juga berminat
Iklan Pelantikan Sekda Bireuen 2021 dari Dinas Pertanian Bireuen
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.