Pemkab Nagan Raya Upaya Keluarkan Bayi Kembar dari RS Malaysia

-- ads --

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya sedang mengupayakan untuk mengeluarkan bayi Kembar yang tertahan di salah satu rumah sakit (RS) di Malaysia lantaran orang tuanya tidak sangop membayar biaya persalinan.

Bayi kembar yang lahir 12 Agustus 2018 lalu. Ditahan karena tidak bisa melunasi biaya persalinan dan perawatan bayi, dari dua bayi tersebut, hanya satu bayi yang sudah diselesaikan biaya melahirkan secara operasi itu.

Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Nasruddin,SH dan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Nagan Raya, Saiful Bahri,SH mengunjungi rumah orang tua bayi gember di Dusun Serba Guna Gampong Lueng Keubeu Jagat, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Senin 7 Januari 2018.

Dalam silaturahmi tersebut, Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Nasruddin juga berbicara langsung dengan ibu kandung bayi kembar dengan mengunakan telpon seluler, dalam bicara itu Nasruddin menanyakan persoalan yang terjadi dengan bayi kembar tersebut.

Nasruddin menjalaskan, bayi kembar yang ditahan pihak rumah sakit di Malaysia membutuhkan biaya sekitar 26.000 Ringit Malaysia. Dengan hadirnya mereka sehinga masyarakat Nagan Raya yang tertahan bayinya di Malaysia bisa terbantu untuk biaya tersebut.

“Kita menilai warga Nagan Raya yang tertahan bayi nya di rumah sakit Malaysia itu sangat membutuhkan biaya untuk pembayaran persalinan dan perawatan bayi,” ujar Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Nasruddin.

Dengan harapan, keluhan warga Nagan Raya ini bisa tertampung dan bayi gembar yang tertahan di rumah sakit Malaysia bisa segera di keluarkan.[]

Anda mungkin juga berminat

Comments
Loading...