Pemkab Nagan Raya Salurkan Santunan Kematian untuk 28 Ahli Waris

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menyalurkan dana santunan kematian untuk 28 ahli waris warga yang meninggal dunia di tahun 2018 lalu.

Bantuan sosial itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE pada acara Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW di halaman kantor Bupati setempat, Kamis 7 Februari 2019.

Penyaluran santunan kematian itu dilakukan berdasarkan peraturan Bupati Nagan Raya nomor 39 tahun 2018. Ahli Waris yang menerima bantuan itu bagi warga Nagan Raya yang sudah terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam kesempatan itu, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE menjelaskan, sejak November hinga Desember 2018 lalu penerima santunan kematian sebanyak 28 orang.

Ahli waris yang berhak menerima bantuan sosial itu dengan kriterian, orang dewasa pria dan wanita sebagai kepada keluarga yang mempunyai tanggungan keuarga diberikan dana bantuan sosial sebesar Rp 7 Juta per orang untuk 10 orang.

Kemudian, orang dewasa pria dan wanita sebagai kepala keluarga yang tidak mempunyai tanggungan keuarga sebesar Rp 5 Juta per orang untuk 9 orang. Sementara, orang dewasa pria dan wanita sebagai anggota keluarga diberikan Rp 4 juta per orang untuk 8 orang.

Selanjutnya, orang yang belum desawa diberikan bantuan sosial berupa santunan kematian sebesar Rp 3 juta per orang untuk 1 orang.

“Anggaran bersumber APBK Nagan Raya sebesar Rp 150 juta itu untuk 28 orang ahli waris penerima bantuan sosial dana santunan kematian,” kata Bupati Nagan Raya M Jamin Idham.

Setiap warga Nagan Raya yang sudah terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), bila meninggal dunia harus diajukan permohonan oleh ahli waris untuk mendapatkan dana santunan tersebut.

Bila ada warga yang menginggal dunia tidak ada ahli waris, permohonan secara tertulis itu diajukan oleh Keuchik Gampong mengetahui Tuha Peut Gampong setempat.

“Permohonan santunan kematian diajukan secara tertulis kepada Bupati Nagan Raya melalui sekretaris daerah dan diteruskan ke SKPK yang membidangi pengelolaan keuangan daerah setelah dilakukan verifikasi oleh sekretaris daerah bagian Kestra Setdakab Nagan Raya,” kata Bupati.

Sedangkan persyaratan administrasi lainya, antara lain, KTP/KK almarhum/almarhumah, KTP/KK pemohon, akte kematian dan keterangan kematian dari Keuchik Gampong diketahui Camat.

Salinan foto copy rekening bank yang masih aktif, kwitansi lengkap empat lembar, surat pernyataan tanggung jawab dari penerima/ahli waris dan surat keterangan ahli waris dari Keuchik Gampong mengetahui Camat.

“Permohonan santunan kematian dan persyaratan ini diajukan selambat-lambatnya 15 hari terhitung sejak almarhum/almarhumah meninggal dunia,” kata Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham.[]

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...