Pemakaman Korban Covid-19 di Abdya Dilakukan Keluarga Sendiri

BLANGPIDIE, ACEHEKSPRES.COM – Berinisial MN (63) korban meninggal dunia akibat serangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) warga Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dimakamkan oleh pihak keluarga sendiri.

MN (63) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dikeluarkan oleh Laboratorium Balitbangkes Aceh.

Seharusnya, korban meninggal Corona dimakamkan secara Covid-19 sesuai protokol kesehatan yang telah diterapkan pemerintah. Tapi ini malah dikebumikan oleh pihak keluarga.

Adik kandung MN, Ustad Bakhtiar mengatakan, menurutnya Tim Gugus Tugas Covid-19 Abdya tidak melaksanakan pemakaman abang nya MN secara protokol kesehatan. Melainkan pemakaman saudara kandungnya itu dilaksanakan oleh keluarga sendiri.

“Tim gugus tugas tidak melaksanakan tugasnya dengan maksimal, padahal keluarga sudah menyetujui untuk dilakukan pemakaman secara protokol kesehatan,” kata Bakhtiar di Lembah Sabil, Jumat 24 Juli 2020.

Menurut Bakhtiar, pengetahuan petugas gugus tugas tentang Covid-19 masih sangat rendah, bahkan dinilai petugas tidak mampu menjalankan tugasnya sesuai protokoler kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah.

Iklan Hari Raya Idul Adha 2020 dari Pemkab Abdya

Kata dia, Tim gugus tugas hanya membawa pulang jenazah korban ke rumah duka, setelah itu hanya pihak keluarga yang mengurus semua hinga selesai pemakaman yang dilakukan tidak sesuai dengan protokol Covid-19.

“Peraturan pemakaman sudah ada, akan tetapi almarhum abang saya terpaksa kami keluarga yang menguburkannya, tidak ada satu orangpun petugas gugus tugas Covid-19 yang hadir saat pemakaman,” tutur Ustad Bakhtiar.

Menangapi hal tersebut, Kapala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Abdya, Safliati S.ST M.Kes mengatakan, pemakaman penderita Covid-19 yang telah meninggal dunia itu dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan atau sesuai dengan anjuran yang telah diterapkan pemerintah.

“Pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, kita arahkan petugas kesana untuk melakukan pemakaman MN,” kata Kadinkes Abdya, Safliati

Safliati mengatakan, korban meninggal dunia disebabkan positif terpapar Covid-19, berdasarkan hasil pengujian swab Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dikeluarkan oleh Laboratorium Balitbangkes Aceh.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, MN (63) sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Abdya selanjutnya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

“Iya ada dirawat di RSUTP selanjutnya dirujuk ke RSUZA, tetapi setiba di Lhoknga beliau meninggal dunia,” kata Safliati kepada ACEHEKSPRES.COM via telepon seluler, Jumat, 24 Juli 2020.[]

Iklan Sosialisasi Covid-19 dari Pemkab Nagan Raya
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Kadis PUPR NR Adi Martha
Anda mungkin juga berminat
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Direktur RSUD SIM Nara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.