Marak Penyakit Ngorok, Pemkab Nagan Raya Himbau Masyarakat Rutin Vaksinasi Hewan Ternak  

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Maraknya penyakit Septicemia Apizootica (SE) atau Ngorok yang mengidap pada hewan ternak mengakibatkan belasan kerbau mengalami kematian secara mendadak di Nagan Raya beberapa hari lalu.

Dalam hal ini Kabid Peternakan Distannak Nagan Raya, drh. Safrizal saat diwawancarai dalam expo hewan ternak di Nagan Raya, Minggu 28 April 2019 mengatakan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menghimbau agar masyarakat rutin memvaksinasi hewan ternak supaya meminimalisirkan kematian serta menjaga kekebalan tubuh hewan ternak agar tidak mudah terinfeksi penyakit.

“Kepada masyarakat kami menghimbau agar ternak-ternaknya supaya rutin divaksinasi karena didaerah kita ini untuk kasus Septicemia Apizootica (SE) sudah endemis (Penyakit yang sudah lama ada disuatu tempat) dan kasus-kasus seperti ini muncul disaat perubahan iklim baik dimusim penghujan maupun musim kemarau,”terangnya.

Walaupun demikian kabar baik dikatakan Safrizal, bahwa kerbau yang mengidap penyakit ngorok tersebut masih aman dikonsumsi masyarakat namun saat melakukan pemotongan, hewan ternak harus dikontrol oleh tim ahli maupun dokter hewan agar penyakit tersebut tidak tertular kepada hewan ternak lain serta dapat disterilkan sebelum dikonsumsi oleh masyarakat.

“Untuk konsumsi daging itu masih aman, karena penyakit SE dia itu bukan bersifat zoonosis (Penularan penyakit antar hewan dan manusia ataupun sebaliknya) penyakit SE itu bakteri, cuma proses penanganan pemotongan itu sebaiknya diawasi oleh para medis agar darahnya tidak tercecer karena darahnya itu bisa membawa penyakit,” jelasnya.

Lebih lanjut Safrizal juga mengatakan pihak pemerintah siap untuk melakukan pengobatan kepada hewan ternak masyarakat di Nagan Raya yang telah mengidap penyakit ngorok, namun dia meminta agar masyarakat dapat mengandangkan kembali hewan ternak yang dilepas liarkan untuk memudahkan tim medis dalam pengobatan dan vaksinasi.

“Untuk hewan ternak masyarakat di Gampong (Desa) yang sudah terkena atau terancam peyakit itu dinas peternakan yang telah bekerjasama juga dengan dinas peternakan provinsi siap melakukan pengobatan dan kita sudah ada dana untuk pengobatannya untuk vaksinasi tahun ini kita targetkan kepada hewan ternak sekitar 6.800 ekor,” demikian tutupnya. []

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...