Iklan Ucapan Duka kepada Ibunda Bupati Nagan Raya dari DPRK Nara
Iklan Ucapan Duka kepada Ibunda Bupati Nagan Raya dari PT Socfindo

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dukung Proyek Multi Years

Iklan Ucapan Duka kepada Ibunda Bupati Nagan Raya dari BPBD Nara

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COM – Polemik Proyek Multi Years terus hangat diperbincangkan di Aceh. Mulai dari pembatalan yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA),

hingga sikap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh yang tetap melanjutkan proses tender proyek tersebut seakan menjadi babak baru perseturuan antara Legislatif dan Eksekutif pemegang kekuasaan di negeri Serambi Mekah.

Menanggapi hal itu, Koordinator Kaukus Peduli Aceh, Muhammad Hasbar Kuba, mengatakan bahwa proyek Multi Years merupakan lanjutan dari proyek Ladia Galaska yang sudah dicetuskan oleh para pemimpin terdahulu di Aceh.

“Kalo kita melihat item-item dalam proyek multi years, jelas ini merupakan lanjutan dari proyek Ladia Galaska yang sangat dirindukan oleh seluruh Rakyat Aceh.

Bedanya jika ladia galaska didukung oleh DPRA, Gubernur Aceh hingga Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah pada saat itu, proyek Multi Years ini justru ditolak oleh DPRA,” kata Hasbar, Senin, 14 September 2020.

“Ladia Galaska sendiri merupakan proyek pembangunan jalan di pedalaman Aceh yang akan menghubungkan antara Barat Selatan (Barsela) Aceh

bagian tengah dan Pantai Timur Utara (Pantura), sama halnya dengan 14 ruas jalan yang terdapat dalam proyek multy years,” tambah Hasbar yang sedang menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry.

Iklan Cuci Tanggan COVID-19 Nagan Raya

Masih kata Hasbar Kuba, sejatinya pembangunan seluruh ruas jalan di Aceh harus disambut dengan riang gembira oleh segenap lapisan masyarakat di Aceh termasuk para perwakilannya yang duduk di kursi empuk parlemen Aceh

“Pembangunan jalan merupakan kebutuhan primer bagi rakyat Aceh guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan mempermudah mobilisasi logistik dari kabupaten satu ke kabupaten lainnya.

Nah, jika DPRA menolak pembangunan jalan ini patut dipertanyakan mereka bekerja untuk siapa, untuk kepentingan rakyat kah? Atau untuk kepentingan koalisi mereka?,” sebut Hasbar merasa heran.

Sebagai bagian dari rakyat Aceh, kami Kaukus Peduli Aceh mendukung penuh kebijakan pemerintah Aceh melanjutkan proyek Multi Years tersebut

karena memang sangat dibutuhkan oleh Rakyat Aceh secara keseluruhan dan kami siap melawan oknum-oknum yang mencoba menang sendiri

tanpa memikirkan derita jutaan Rakyat Aceh menghirup debu dari jalan yang tak beraspal.

“DPRA sebagai perwakilan rakyat dan Pemerintah Aceh sudah saatnya duduk semeja membahas pembangunan Aceh secara totalitas,

kita bersatu untuk membangun Aceh dan tinggalkan kepentingan jangka pendek yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai Bangsa Aceh,” tutup Hasbar.[]

Iklan Ucapan Duka kepada Ibunda Bupati Nagan Raya dari Perkim Nara
Anda mungkin juga berminat
Iklan Ucapan Duka kepada Ibunda Bupati Nagan Raya dari Dinsos Nara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.