Korban Lion Air JT610 Asal Tapaktuan Tinggalkan Anak dan Istri

-- ads --

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Muhammad Nasir (29) salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Tanjung Karawang, Provinsi Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018 lalu.

Korban merupakan pekerja di civitas perusahaan yang bergerak dibidang alat kesehatan itu meninggal dunia dalam musibah pesawat Lion Air JT610, Almarhum meningalkan seorang anak dan istri.

Anak kandunya yang masih berusia 1,6 tahun bernama Misyari Khadafi Arasyid dan istrinya, Adian Daniati beserta ibu kandung korban ikut terbang bersama dalam pemulangan jenazah Muhammad Nasir (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610.

Dengan mengunakan pasawat Wings Air anak perusahaan Lion Grup mendaran di Bandara Cut Nyak Dhien Kabupaten Nagan Raya di Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Senin 5 Nevember 2018, sekira pukul 14:00 Wib dari Bandara Kuala Namu Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Setiba di Bandara Cut Nyak Dhien, jenazah korban yang sudah dalam peti jenazah bernomor 00/LION/TJ.PRIOK/003 E dibawa dengan Ambulance Bandara, untuk diserahkan ke Ambulance rombongan keluarga korban yang mengunakan mobil PMI Kabupaten Tapaktuan dengan nomor polisi BL 7103 TB.

Dalam penjemputan oleh keluarga korban, ikut didampingi Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya Hamidi, dan Kepala BPBD Aceh Selatan Cut Sazalisma, PMI dan SAR, serta Danpos Pol Kuala Pesisir, Aiptu Amrizal.

Cut Sazalisma abang sepupu korban, menjelaskan, jenazah adiknya langsung di bawa pulang ke rumah duka di Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.

“Kita akan bawa pulang kembali ke Aceh Selatan tepatnya di gampong Jambo Apha, kecamatan Tapaltuan dan direncanakan akan dikebumikan disana,” ujar Sazalisma.[]

Penulis: Bahariandy Mahardeka
Editor: Redaksi

Anda mungkin juga berminat

Comments
Loading...