Klaim Asuransi Tidak Diproses, BRI Insurance Banda Aceh Disomasi

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COM – Pimpinan PT. BRINS (BRI Insurance) Banda Aceh disomasi karena diduga tidak memproses klaim asuransi pemegang polis.

Jamaluddin,SH.,MH melalui kuasa hukumnya Erisman,SH Miswar,SH Khairul,SH dan Sulaiman,SH somasi Pimpinan PT. BRINS (BRI Insurance) Banda Aceh terkait klaim asuransi.

Miswar mengatakan, pihak BRI Insurance tidak memproses klaim asuransi milik kliennya yang sudah diajukan dan dilaporkan pada 8 Januari 2020.

“Kami kuasa hukum Jamaluddin, memperingatkan pimpinan BRI Insurance Banda Aceh terkait klaim asuransi klien kami ini,” kata Miswar kepada Acehekspres.com, Rabu, 21 Oktober 2020.

Menurut Miswar, kliennya itu merupakan costumer BRI Insurance Banda Aceh yang mendapatkan jaminan asuransi All Risk untuk 1 unit kendaraan roda 4.

“Berdasarkan perjanjian Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) No 04 tanggal 3 September 2019 dengan PT. BRI Persero Tbk Cabang Meulaboh, klien kami telah mengkredit 1 unit mobil minibus Toyota Vellfire 2.5G A/T,” ujar Miswar

Kemudian pada tanggal 6 Januari 2020, kata Miswar, kliennya mengalami kecelakaan tunggal sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada bagian depan kendaraan kliennya itu.

“Klien kami mengalami kecelakaan tunggal, hal itu dibuktikan dengan surat keterangan kecelakaan bertanggal 7 Januari 2020, Nomor Polisi : SK/01/I/2020/Lantas dari Polres Nagan Raya,” imbuhnya.

Iklan Pelantikan Gebernur Nova 2020 dari Pemkab Nara

Miswar menambahkan, pada tanggal yang sama, kliennya juga telah melaporkan kecelakaan tersebut kepada otoritas PT. BRI Cabang Meulaboh selaku pemberi kredit.

“Pada tanggal 8 Januari 2020 lalu, PT. BRI Cabang Meulaboh mengajukan dan melaporkan kecelakaan pertanggungan kepada BRI Insurance Banda Aceh sebesar Rp 1.135.400.00,- melalui nota facsmile No. B-080 KC-I/ADK/01/2020,” jelasnya.

Terhitung sejak dilaporkan kecelakaan tersebut kepada tersomasi BRI Insurance selaku perusahaan asuransi yang ditunjuk, akan tetapi hingga saat ini pihak BRI Insurance tidak pernah melaporkan progres klaim perbaikan kendaraan kepada pemegang polis.

“Kelalaian pihak BRI Insurance dalam hal ini sangat merugikan klien kami, karena hingga saat ini kendaraan itu tidak dapat mendukung kelancaran usaha dan bisnisnya.

klien kami tidak pernah lalai dalam memenuhi kewajibannya selaku debitur,” tandas Miswar

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, memberikan waktu kepada pimpinan BRI Insurance Banda Aceh selama 7 hari terhitung sejak tanggal 21 Oktober 2020 untuk melakukan perbaikan kendaraan kliennya.

“Apabila dalam tenggang waktu yang telah ditentukan tersomasi masih lalai dalam melaksanakan kewajibannya, maka klien kami akan melakukan upaya hukum terhadap tersomasi dan pihak terkait lainnya,” beber Miswar

Bahkan, kata Miswar, BRI Insurance akan dituntut secara perdata maupun pidana, serta upaya hukum lainnya dengan tanpa pemberitahuan dan segala akibat hukumnya.

“Jika memang tidak segera diproses, maka tidak menutup kemungkinan klien kami akan memutuskan segala bentuk kerja sama dengan BRI Insurance dan PT. BRI Persero Tbk yang sudah terjalin selama ini,” tutup Miswar.[]

Iklan Cuci Tanggan COVID-19 Nagan Raya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.