Kadis Pangan Aceh Minta Setiap Restoran Sediakan Ini

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COM– Panitia Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 memperlombakan Pengolahan Pangan lokal berbahan baku labu dan sagu yang digelar di Arena Festival kuliner Komplek Taman Sulthanah Safiatuddin, Lamprit, Kota Banda Aceh, Jumat 10 Agustus 2018.

Perlombaan aneka hias kuliner dengan mengangkat tema “Kita Wujudkan Pengolahan Pangan Lokal yang Berdaya Saing Global” diikuti sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Kepala Dinas Pangan Aceh Dr. Ir Ilyas,MP mengatakan, penggunaan buah Labu sebagai bahan dasar kuliner itu karena banyak produksi buah labu di Aceh.

Jenis makanan khas itu juga aman di konsumsi oleh anak-anak karena berbahan dasar buah labu.

“Bahkan seluruh wilayah di Aceh ada buah labu. Hal inilah yang ingin kita support, sehingga ke depan produk Labu menjadi salah satu kuliner produk khas Aceh,” ujar Kadis Pangan Aceh disela-sela kunjungannya ke stand kuliner.

Lebih lanjut, Ilyas mengungkapkan, dengan berbagai macam produk yang ditampilkan di pameran itu. Maka, bisa kita saksikan bersama, bahwa Labu bisa di olah dalam berbagai macam produk olahan makanan, misalkan puding, cake, keurabe labu, es labu, jala labu, sate labu, dan lainnya.

“Dengan adanya pengolahan pangan lokal ini, ketergantungan kita sama beras bisa kita tekan dari 114 kilo pertahun perkapita menjadi dibawah 100 kilo perkapita,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga sangat berharap setelah pergelaran itu, di setiap restoran yang ada di Banda Aceh agar menyadiakan makanan yang berbahan buah labu.

“Tahun 2019 nanti, kami menginginkan di setiap even yang digelar di seluruh kabupaten/kota untuk menampilkan olahan labu demi untuk memberdayakan perekonomian masyarakat,” tutupnya.[]

Penulis: Zulfikar
Editor: Redaksi

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...