Jual Sabu ke Polisi, Petani di Pidie Jaya ini Kini Meringkuk di Sel Tahanan

Iklan Pelantikan DPRK

MEUREUDUE, ACEHEKSPRES.COM  – MD (32), warga Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani kini harus mendekam di balik sel tahanan polisi.

Ia ditangkap tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pidie karena nekat mengedar narkoba jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di gampongnya, Senin, 22 Juli 2019, sekira pukul 04.00 WIB,” kata Kasat Narkoba Polres Pidie Iptu Yusra Aprilla, SH, MH.

Pelaku ditangkap atas laporan warga kepada personel Sat Resnarkoba Polres Pidie. Dari laporan tersebut, tim lalu melakukan penyelidikan.

Usai mengumpulkan beberapa keterangan saksi, anak–anak asuhan Iptu Yusra menyamar sebagai pembeli dan berusaha menghubungi MD untuk bertransaksi narkoba.

Tanpa curiga, MD pun menyepakati untuk bertemu dengan penyidik di Gampong Manyang Lancok.

“Saat MD memberikan barang haram tersebut, ia pun langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolres Pidie,” kata mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Besar ini.

Saat ditangkap, petugas menyita enam paket sabu yang terbungkus dalam plastik bening seberat 1, 05 gram.

Kepada penyidik, MD mengaku barang haram tersebut didapatnya dari John (bukan nama sebenarnya) di Banda Aceh.

“Pekerjaan haram MD sudah lama tercium oleh warga sekitar Gampong Manyang Lancok. Namun MD tak mempedulikan keluh kesah masyarakat tersebut, malah prilaku MD semakin merajalela dan tak terkandali,” katanya.

Untuk penyidikan lebih lanjut, MD dan barang bukti sabu kini diamankan di Mapolres Pidie.

Iklan Ucapan Selamat DPRK dari PT Socfindo Seumanyam
Anda mungkin juga berminat

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.