Jaksa Tahan Dua Tersangka Pungli di Distannak Nagan Raya

-- ads --

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COMM– Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya resmi menahan dua tersangka kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Nagan Raya, Kamis 6 September 2018.

Penahanan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi itu setelah menerima pelimpahan berkas lengkap atau P21 dari Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nagan Raya.

Kepala Seksi Pidana Kusus (Kasi Pidsus) Kejari Nagan Raya, Mukhsin,SH mengatakan, kedua tersangka itu untuk selanjutnya dilengkapi berkasnya dan akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

“Dua tersangka ini kita lakukan penahanan, untuk sementara penahanannya kita titipkan di rumah tahanan (Rutan) Meulaboh, nantinya baru di bawa ke Banda Aceh,” kata Mukhsin.

Sebelumnya, Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto,SH SIK melalui Kanit Tipikor Brigadir Vitra Ramadani,Ssos menyabutkan, dua tersangka kasus dugaan Pungli di Distannak Nagan Raya itu berinisial Hd selaku Ketua Tim Tekhnis Kegiatan Pengelolaan Kedelai yang juga Plt Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Distannak Nagan Raya.

Sedangkan tersangka satu lagi berinisial LD yang merupakan tenaga kontrak di Distannak Nagan Raya sekaligus pembantu tim tekhnis kegiatan pengelolaan kedelai.

Kegiatan pengelolaan kedelai tersebut merupakan bantuan Pemerintah melalui Satke Pertanian Tanaman Pangan Aceh bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.

“Pungli dilakukan diduga secara bertahap mulai sejak bulan Oktober 2016 sampai Agustus 2017 lalu. berdasarkan pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, terdapat kerugian Negara sebesar Rp 137 juta,” kata Brigadir Vitra Ramadani.

Tambah Vitra Ramadani, pelaku melakukan Pungli Rp 568.574.000,- di 38 para kelompok tani (Poktan) penerima bantuan kedelai di Nagan Raya.[]

Penulis: Redaksi

Anda mungkin juga berminat

Comments
Loading...