HMI Cabang Nagan Raya Badko Aceh Tuntut Arya Kharisma Dipolisikan

WTP 11 Nagan Raya

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COMHimpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Nagan Raya yang diketuai oleh Zubir tidak mengakui Arya Kharisma Herdy sebagai Pejabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasisa Islam (PB HMI) dan meminta kepada Ketua Umum PB HMI yang sah Saddam Al Jihad yang terpilih secara resmi pada forum Kongres HMI ke XXX agar mempolisikan Arya Kharisma Herdy karena dianggap telah merusak nama baik organisasi.

“Selain pelanggaran konstitusi HMI, kami berharap juga kepada kakanda R. Saddam Aljihad melaporkan secara hukum Arya Kharisma karena telah merusak dan mencatut simbol organisasi,” katanya, Jum’at 31 Mei 2019.

Tak hanya itu, menurutnya Arya telah merusak tatanan sosial di lingkungan para kader HMI, hal ini disampaikan menyusul beredarnya instruksi PB HMI kepada Badko dan Cabang seluruh Indonesia dan ditandatangani oleh Arya Kharisma Herdy.

“Kehadiran Arya Kharisma dalam lingkungan PB HMI yang pada akhirnya menghasut cabang dan badko se-indonesia untuk menciptakan konflik sehingga menyebabkan rusaknya tatanan berorganisasi di HMI adalah pelanggaran konstitusi, setelah beberapa cabang yang berhasil dirusak dan dibuat kacau oleh Arya kini giliran HMI cabang yang ada di badko Aceh di dualismekan tentu ini adalah upaya merusak organisasi di tingkat cabang,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Ketua Umum PB HMI yang sah adalah Respiratori Saddam Al Jihad karena terpilih secara resmi pada forum Kongres HMI ke XXX yang berlangsung di Auditorium Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada Minggu 25 Februari 2018.

“Ketua Umun PB HMI itu Respiratori Saddam Al Jihad karena secara sah terpilih pada kongres HMI ke XXX di Auditorium Kampus Unpatti pada 25 Februari 2018 lalu, selain Saddam tidak ada yang boleh mengaku sebagai Ketua Umum PB HMI, karena hal demikian menabrak konstitusi dan itu adalah tindakan penipuan,” jelas Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Nagan Raya ini.

Sebelumnya tersebar surat instruksi menggunakan kops surat Pengurus Besar HMI, tanggal 25 Mei 2019 M dengan nomor surat 491/A/Sek/09/1440 tertuju kepada Ketua Umum Cabang dan Badko HMI Se Indonesia dan ditandatangani oleh Arya Kharisma Hardy sebagai Pj Ketua Umum dan Taufan Ikhsan Taurita sebagai sekretaris Jenderal.

Surat tersebut berisikan instruksi aksi untuk Pengurus Cabang serta Badko. Padahal, yang berhak mengeluarkan surat instruksi adalah Saddam Al Jihad selaku Ketum PB HMI yang sah.[]

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.