Ucapan Idhul Fitri 1440 KONI Nagan Raya

Euforia MTR XVIII Di Nagan Raya

WTP 11 Nagan Raya

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM Aceh dikenal sangat kental dengan syariat islam yang mana nilai kereligiusan masyarakat Aceh sudah tertanam dari dasar nenek moyang dahulu,  maka tak heran jika Pemerintah di Aceh sering mengadakan event-event besar yang bersentuhan dengan nuansa islami.

Salah satu contoh event nuansa islami itu tertuang dalam kegiatan tahunan Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke XVIII yang pada tahun ini dipusatkan di Alun-alun kota Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang mana didalamnya diadakan cabang-cabang perlombaan kegaamaan seperti Tilawatil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khatil Qur’an, Syahril Qur’an dan Hafizh Qur’an.

Hari penyambutan para peserta MTR XVIII dari 20 Kabupaten/Kota di Aceh yang baru tiba di Kabupaten Nagan Raya,, Jum’at 17 mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Perhelatan MTR XVIII kali ini menyertakan 623 perserta dari 20 Kabupaten/Kota dimana Kabupaten Nagan Raya menjadi tuan rumah penyelenggaraan event tersebut.

Sebelumnya Ketua Kwartir Daerah, Muzakir Manaf dalam acara pembukaan MTR XVIII di Nagan Raya Jum’at 17 Mei 2019, mengatakan kegiatan MTR tersebut merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjalin ukhuwah islamiyah masyarakat di seluruh Aceh serta membentuk karakter pemuda yang islami yang cinta terhadap Al-qur’an sebagai pedoman hidup masyarakat Aceh bahkan pedoman bagi seluruh umat muslim didunia.

Penampilan Marching Band Aceh dimalam pembukaan MTR XVIII di Alun-alun Suka Makmue, Nagan Raya, Jum’at 17 mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Dukungan dalam kegiatan MTR itu juga menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Nagan Raya di periode 2017-2022 dibawah pimpinan Bupati M Jamin Idham dan Wakilnya Chalidin Oesman yang mengusung semboyan “Agama Ta Peukong Budaya Ta Jaga” atau pemerintahan yang berlandaskan syariat islam serta menjaga budaya dan tradisi asri daerah tersebut.

Kakwarda Aceh Muzakir Manaf mengalungkan bed peserta dimalam pembukaan MTR XVIII Nagan Raya, di Alun-alun Suka Makmue, Jum’at 17 mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Dalam acara pembukaan MTR XVIII pada Jum’at 17 Mei 2019 malam, dalam sambutannya Bupati Nagan Raya M Jamin Idham juga mengatakan kegiatan MTR tersebut merupakan bentuk usaha pemerintah dalam membentuk karakter pemuda yang islami serta menghindari pemuda dalam kegiatan yang berbau negatif seperti narkoba, pergaulan bebas dan hal-hal negatif lainnya.

Bupati Nagan Raya M Jamin Idham SE bersama sejumlah pimpinan daerah dari 20 Kabupaten/Kota di malam pembukaan MTR XVIII di Nagan Raya, Jum’at 17 mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Untuk menyukseskan event tingkat provinsi itu tentunya perlu persiapan yang matang, dalam hal ini bentuk keseriusan Kabupaten Nagan Raya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari mulai dari pembentukan panitia pada 3 Mei 2019 lalu hingga terlaksananya acara yang dimulai pada 17-20 mei 2019.

Banyak serba-serbi kemeriahan acara MTR pada dimulai pada malam pembukaan dimana menampilkan marching band Aceh, pawai sambutan kontingen seluruh Aceh, buka puasa akbar bersama kontingen, serta pawai devile para kontingen yang disaksikan langsung oleh para pimpinan daerah di masing-masing kontingen.

Panggung Utama penampilan peserta lomba cabang tilawatil Qur’an penegak di Alun-alun Suka Makmue, Nagan Raya, Minggu 19 Mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Dalam mengisi bulan suci ramadhan para peserta MTR dengan berbagai cabang perlombaan dari perwakilan masing-masing kontingen mengikuti lomba dengan jadwal pagi pukul 09:00 wib pagi hingga pukul 12:30 wib sore dan kembali dilanjutkan setelah sholat tarawih pukul 22:00 wib malam hingga pukul 00:00 wib tengah malam selama tiga hari.

Kedatangan tamu dari berbagai Kabupaten/Kota itu juga berpengaruh pada aktivitas sosial di seputar ibu kota di Nagan Raya seperti ramainya mesjid, warung kopi, pusat perbelanjaan dan lokasi pelaksanaan MTR itu sendiri di Suka Makmue, yang dihari-hari biasa kota Suka Makmue dimalam hari sepi kini berubah menjadi ramai.

Peserta cabang tilawatil Qur’an MTR XVIII sedang menunggu giliran tampil, Minggu 19 Mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Dikutip dan akun Facebook Humas dan Protokol Nagan Raya antusias masyarakat juga terlihat di lokasi pelaksanaan Syarhil Qur’an yang dilaksanakan dihalaman Mesjid Baiturrahim, Simpang Peut yang dipadati warga untuk menyaksikan perlombaan Syahril Qur’an yang diikuti oleh 32 orang peserta dari masing-masing kontingen yang terdaftar dalam acara tersebut.

“Tampil tadi sejumlah peserta penegak mulai jam 22.00 -24.00 wib, kegiatan tidak hanya disaksikan kontingen namun juga antusias masyarkat sekitar turut hadir di arena kegiatan meskipun hujan sempat mengguyur halaman mesjid simpang peut tempat kegiatan berlangsung” Dicky, Koordinator Liputan Buletin MTR XVIII 2019, Minggu 19 Mei 2019.

Pedagang pernak-pernik Pramuka di lokasi pelaksanaan lomba MTR XVIII Nagan Raya, Minggu 19 Mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Pada Minggu 19 Mei 2019 malam wartawan ACEHEKSPRES.COM mengunjungi pusat lokasi pelaksanaan MTR di Alun-alun Suka Makmue untuk melihat aktivitas malam pelaksanaan MTR XVIII.

Dalam pengamatan wartawan saat memasuki lokasi pelaksanaan MTR keramaian di lokasi pelaksanaan MTR terlihat jelas dimana tribun dan pangung dipenuhi dengan kerlap-kerlip lampu yang warna-warni, spanduk serta baliho MTR XVIII juga terpampang disetiap sudut kota dan perkantoran di Nagan Raya, ramainya peserta MTR, para pemuda yang sekedar nongkrong serta hidupnya lapak-lapak pedagang mulai dari kuliner serta pernak-pernik cendera mata pramuka dikarenakan MTR itu merupakan acara kepramukaan.

Piala yang nantikan akan diberikan kepada pemenang lomba di masing-masing cabang MTR XVIII Nagan Raya. (ACEHEKSPRES.COM)

Pedagang pernak-pernik dan cendera mata pramuka, Rinal Simatupang (41) di alun-alun, Minggu malam mengatakan penyelenggaraan kegiatan MTR tersebut menjadi satu peluang dalam meraup untung bahkan dia sudah memperoleh omset jutaan rupiah dari hasil penjualan pernak-pernik pramuka tersebut selama 2 hari.

“Alhamdulillah lumayan lah, ada jutaan juga sudah dapat, hari pertama memank belum ramai yang beli karna mungkin para peserta kontingen masih fokus sama lomba, tapi ini kan sudah mau selesai acaranya sudah mulai ramai yang beli, ya mungkin untuk oleh kenang-kenangan ketika mereka pulang kembali kedaerahnya masing-masing nanti,”ujar pemilik lapak yang datang dari Medan, Sumatera Utara ke Nagan Raya khusus untuk menjual dagangannya di acara tersebut.

Kafilah Tuan Rumah Kabupaten Nagan Raya dalam pawai deville di malam pembukaan MTR XVIII di Alun-alun, Suka Makmue, Nagan Raya, Jum’at 17 Mei 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

Sejauh ini suksesnya penyelenggaran event tingkat provinsi ini juga diakui oleh salah seorang official Kontingen Aceh Utara, Hafiz Almansuri (23) pada Minggu 19 Mei 2019 malam diwawancarai mengatakan kepuasanya terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan pemerintah Kabupaten Nagan Raya kepada mereka selaku tamu di acara MTR XVIII di Nagan Raya.

“Alhamdulillah pelayanan dan fasilitas yang kami terima cukup memuaskan, walaupun ada sedikit yang tidak terstruktur seperti scedul penampilan peserta, ya secara keseluruhan sudah sangat baik, kami cukup terkesan dimana Kabupaten Nagan Raya memiliki perkembangan yang cukup pesat, banyak taman-taman indah dan masayrakat disini pun ramah-ramah, harapannya kedepan semoga menjadi lebih baik lagi,”ujarnya.

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...