Disersi, Dua Anggota Polres Nagan Raya Dipecat

Iklan Pelantikan DPRK

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Dua anggota Kepolisian Resor Nagan Raya, dipecat secara tidak terhormat karena membolos kerja, Selasa (23/7/2019). Keduanya dipecat karena meninggalkan tugas selama 30 hari secara berturut-turut.

Anggota polisi yang dipecat dari kesatuannya itu masing-masing Brigadir Heru Afrisal Susahnto dan Brigadir Syukrizal.

Pemecatan terhadap keduanya dilakukan dalam upacara di halaman Mapolres Nagan Raya yang dipimpin langsung Kapolres Nagan Raya AKBP GIyarto SH SIK.

“Yang bersangkutan melakukan pelanggaran kode etik profesi polri yaitu meninggalkan tugas /tidak melaksanakan dinas tanpa ijin pimpinan (disersi),” kata Kapolres Nagan Raya AKBP GIyarto SH SIK.

Keputusan pemberhentian tidak dengan hormat ini, kata dia, tidak diambil dalam waktu singkat tetapi sudah melalui proses pemeriksaan, wanjak serta sidang kode etik profesi Polri.

Sehingga terbit Keputusan Kapolda Aceh Tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari dinas Polri sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Polri, Perkap Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Polri dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Polri.

“Sebagai manusia biasa, saya merasa berat untuk mengambil keputusan ini. Namun karena menjalankan tugas-tugas pimpinan diantaranya mengimplementasikan program promoter Kapolri Nomor 1 “pemantapan reformasi internal polri” dengan menegakkan aturan-aturan kode etik dan profesi polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik, maka langkah ini harus diambil,” katanya.

“Kepada kedua personel tersebut, saudara heru afrisal susahnto, s.h., dan syukrizal, semoga saudara dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada.”

Saat ini, kata dia, kepercayaan publik terhadap Polri masih rendah dengan banyaknya komplain terhadap kinerja Polri, di mana masih banyaknya anggota yang melakukan pelanggaran.

“Untuk itu, pada kesempatan ini kembali saya ingatkan commander wish Kapolri yaitu reformasi kultural, menekan budaya koruptif, sosok polisi yang humanis, perbaikan layanan publik, peningkatan profesionalisme dalam penegakkan hukum, peningkatan stabilitas kamtibmas serta manajemen media,” katanya.

“Dan comander wish Kapolda Aceh yaitu tingkatkan soliditas dengan konsistensi, integritas dan loyalitas sehingga sebagai anggota polri kita bisa menjadi panutan ditengah-tengah masyarakat dan sebagai pengerak revolusi mental serta pelopor tertib sosial diruang publik.”

Iklan Ucapan Selamat DPRK dari PT Socfindo Seumanyam
Anda mungkin juga berminat

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.