Diduga Mengidap Penyakit Ngorok, Belasan Kerbau di Nagan Raya Mati Mendadak

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM Sebanyak 15 ekor kerbau  milik peternak di Gampong Blang Bayu, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya yang diduga mengidap penyakit ngorok atau Septicemia Apizootica (SE) mati mendadak, Kamis 25 April 2019.

Peternak Kerbau Aliza saat hubungi ACEHEKSPRES.COM di Nagan Raya mengatakan sejak sepekan terakhir kerbau di kawasan setempat mengalami tingkah aneh dan secara tiba-tiba kejang hingga mati mendadak.

“Iya 15 ekor kerbau kami para peternak disini mati mendadak termasuk didalamnya 3 ekor milik saya ikut mati,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis 25 April 2019.

Dia menjelaskan sebelum mati tingkah kerbau miliknya terlihat seperti tidak bergairah dalam beraktivitas dan mengeluarkan buih dari mulut kerbau.

Aliza menambahkan kejadian tersebut tersebut meresahkan peternak setempat dan dia berharap agar pihak pemerintah segera menindak lanjuti persoalan dan memberikan solusi terhadap kejadian tersebut.

“Serangan penyakit meresahkan kami, karena para peternak disini sudah menyiapkan kerbau untuk kebutuhan menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti,”lanjutnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (DISTANNAK) Kabupaten Nagan Raya, drh Safrizal yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya sejumlah ternak di Desa Blang Bayu, Kecamatan Seunagan Timur, yang mati mendadak.

“Iya benar kami sudah kerahkan tim dari puskeswan untuk menyelidiki kejadian tersebut, dugaan sementara menurut laporan yang kita terima kerbau yang mati terkena  penyakit ngorok atau Septicemia Apizootica (SE) dan kerbau yang mati itu adalah ternak warga  yang dilepas liarkan di kebun sawit sekitar,”katanya.

Selain itu, Safrizal menghimbau kepada masyarakat di Gampong Blang Bayu agar segera membawa masuk semua kerbau atau sapi ternak yang dilepas liarkan kepeternakan untuk dilakukan vaksinasi.

“Kita  telah menyiapkan tim untuk melakukan vaksinasi kepada hewan ternak di gampong Blang Bayu, dan kita telah menyiap kan sebanyak 6.000 vaksin untuk hewan ternak masyarkat setempat,”katanya.[]

Iklan HUT 17 Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...