Bupati Minta Kemnaker RI Tunda Penggunaan TKA di PLTU 3-4 Nagan Raya

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, SE meminta pihak Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker RI)

Untuk menunda penerbitan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya di Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir.

Karena, Kabupaten Nagan Raya telah ditetapkan sebagai Zona Merah Pandemi Corona Virus Disease 2020 (Covid-19).

dengan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 14 September 2020 sebanyak 65 orang dengan angka kematian sebanyak 7 orang.

“Kami berharap dilakukan Penundaan Penerbitan RPTKA dan Notifikasi bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) yang akan bekerja dilingkungan PLTU 3-4 Nagan Raya,” kata Bupati M Jamin Idham, Jumat, 18 September 2020.

Ucapan Berdeka Meninggal Ibunda Wabup Nara dari Pemkab Nara

Hal itu dikatakan dalam surat Bupati Nagan Raya Nomor: 560/ 321 / 2020 pada tanggal 14 September 2020 tentang penundaan penerbitan RPTKA dan Notifikasi bagi Tenaga Kerja Asing (TKA).

Berdasarkan Pasal 176 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh bahwa Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Aceh harus memperoleh izin dan

pemberi kerja membuat Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang disahkan oleh Instansi Pemerintah Aceh yang bertanggung jawab di Bidang Ketenagakerjaan.

berdasarkan temuan yang dilakukan oleh Tim Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja Republik Indonesia (Binwas Kemnaker RI) dan Pengawas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh pada tanggal 3 September 2020.

Diketahui bahwa para Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja dilingkungan PLTU 3-4 Nagan Raya tidak memiliki Tenaga Kerja Pendamping sehingga hal ini bertentangan dengan Ketentuan Pasal 45 Ayat (1) haruf a Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Kami informasikan bahwa Nagan Raya telah ditetapkan sebagai Zona Merah Pandemi Covid-19 dengan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 14 September 2020 sebanyak 65 orang dengan angka kematian sebanyak 7 orang,” tutup Bupati.[]

Iklan Sosialisasi Covid-19 dari Pemkab Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.