Bupati M Jamin Idham Berikan Penghargaan untuk Tokoh Pemekaran

SUKAMAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE memberikan penghargaan kepada tokoh perintis pemekaran Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan itu digelar di ruang kerja bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, kabupaten setempat, Senin, 12 Oktober 2020.

Pemberian piagam penghargaan itu diserahkan oleh Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham kepada ahli waris tokoh pemekaran, Alm Drs H Ishak Peukan, diterima langsung putrinya Dewi Fitria Ishak Peukan.

Acara penyerahan penghargaan juga turut hadir Plt Sekda Nagan Raya, Ir Ardimartha, Asisten I, Zulfika, Sekwan Nagan Raya, anggota DPRK Nagan Raya, Kepala Ispektorat, Eka Suhanas, serta Kabag Keisos, Baihaqi.

Bupati Nagan Raya, HM. Jamin Idham mengatakan, penghargaan ini merupakan salah satu tanda terima kasih dan kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya

kepada tokoh dan pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan pemekaran Kabupaten Nagan Raya dari Kabupaten Aceh Barat

“Kita berikan penghargaan kepada Ketua penggagas pemekaran Kabupaten Nagan Raya, Almarhum Ishak Peukan secara kekeluargaan. Kita serahkan langsung kepada keluarga beliau,” kata HM Jamin Idham.

Selain telah menyerahkan penghargaan cinderamata, M Jamin Idham menyampaikan, pihaknya juga menyerahkan cincin titipan Plt. Gubernur Aceh kepada keluarga Alm Ishak Peukan.

“Cincin itu diserahkan oleh Plt Gubernur Aceh saat perayaan 17 Agustus lalu. Karena kondisi pandemi, makanya diserahkan kepada kami dan selanjutnya kami serahkan kepada pihak keluarganya,” ujar Bupati

Dewi Fitria Ishak Peukan,MP

Sementara itu, Dewi Fitria Ishak Peukan merupakan putri tokoh pemekaran Kabupaten Nagan Raya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Nagan Raya M Jamin idham dan Plt. Gubernur Aceh atas penghargaan dan cinderamata yang telah diberikan.

Ucapan Berdeka Meninggal Ibunda Wabup Nara dari Pemkab Nara

“Saya atas nama keluarga Alm. Ishak Peukan mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada Bupati Nagab Raya dan Plt Gubernur Aceh atas penghargaan yang diberikan,” ucap Dewi.

Tentunya, menurut Dewi, perjuangan yang dulu itu tidak hanya sampai disini. Karena perjuangan yang telah dilakukan oleh tim pemekaran itu tidak hanya untuk pemekaran dan pembangunan infrastruktur saja.

Akan tetapi juga untuk membangun karakter sumber daya manusia Nagan Raya kedepan yang lebih baik dari sebelumnya.

“Saya sangat bangga menjadi warga Nagan Raya, potensi dan sumber daya alam Nagan Raya sangat besar sekali, dan itu didasari dengan sumber daya manusia yang mumpuni,” sampainya.

Magister Pertanian itu yakin bahwa dibawah kepeminpinan H. M. Jamin Idham, Nagan Raya akan berkembang, bahkan kesejahteraan masyarakat pun akan berjalan dengan lebih baik.

“Jadi, InsyaAllah dibawah kepemimpinan HM Jamin Idham sebagai bupati, Nagan Raya terus berkembang, baik itu disegi pembangunan infrastruktur dan pembangunan kesejahteraan masyarakat,” kata Dewi

Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh itu juga berpendapat, sejarah pemekaran Kabupaten Nagan Raya untuk dibukukan.

Agar generasi-generasi muda dimasa akan datang tidak gagal paham tentang pemekaran Kabupaten Nagan Raya dari Kabupaten Aceh Barat di tahun 2002 silam.

“Kami juga sudah sampaikan kepada Bupati Nagan Raya agar sejarah pemekaran Nagan Raya ditulis dan dibukukan. Sejarah yang ditulis yang benar, dan ditulis oleh pelaku sejarah itu sendiri. Sehingga tidak ada yang gagal paham tentang pemekaran dikemudian hari,” harapnya.

Mumpung hari ini pelaku sejarah itu masih ada dan dalam keadaan sehat Wal’afiat, jelas Dewi, penulis bisa mengambil informasi-informasi sejarah pembentukan Nagan Raya secara lengkap dan jelas.

“Tentunya penulisan sejarah tidak boleh subjektif, akan tetapi harus ditulis secara objektif sesuai dengan fakta-fakta yang ada,” pungkas Dewi Fitria Ishak Peukan.[]

Iklan Sosialisasi Covid-19 dari Pemkab Nagan Raya
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.