Antisipasi Masuknya Virus Corona, Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Diperketat

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memperketat dengan melakukan beberapa upaya pencegahan potensi masuknya Virus Corona melalui penumpang di Bandar Udara (Bandara) Cut Nyak Dhien Nagan Raya, di Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir.

Untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona yang diduga dari Negara Tiongkok, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nagan Raya melakukan pengecekan kesiapan upaya pencegahan potensi masuknya Virus Corona di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Rabu 29 Januari 2020.

Pada kesempatan itu, hadir Bupati M Jamin Idham,SE Kapolres Nagan Raya Ajun Komisi Besar Polisi  (AKBP) Giyarto,SH.,S.IK Dandim 0116/Nagan Raya Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Guruh Tjahyono, S.I.P, MI, Pol Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya Hj.Siti Zaidar, Kepala Dinas Perhubungan Nagan Raya H.Wahidin,SE Direktur RSUD SIM Nagan Raya drg Doni Asrin, Plt Kadisnakertrans Nagan Raya, Drs Mahdali, dan Dinas Lingkungan Hidup Nagan Raya Teuku Hidayat.

Iklan Hari Raya Idul Adha 2020 dari Pemkab Abdya

Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, mengatakan, pemkab Nagan Raya akan mempersiapakan upaya pencegahan potensi masuknya Virus Corona melalui penumpang Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

Pengawasan terhadap Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya terus diperketat mengingat banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di perusahaan Nasional di Nagan Raya dan mereka akan keluar masuk melalui Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

Harapannya mudah-mudahan tidak ada terjadi khususnya di Nagan Raya dan pada umumnya Aceh seperti yang terjadi di  Negara Tiongkok yang diduga ada Virus Corona.

“Ini kita melakukan beberapa upaya pencegahan potensi masuknya Virus Corona melalui penumpang di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya,” kata Bupati M Jamin Idham.[]

Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Dinas Perkim Nagan Raya
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Kadis PUPR NR Adi Martha
Anda mungkin juga berminat
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Direktur RSUD SIM Nara

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.