4 Puskesmas di Nagan Raya Terakreditasi, 7 Lainnya akan Menyusul

-- ads --

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM– Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 tahun 2015 mengamanatkan pemerintah daerah untuk melakukan akreditasi terhadap seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Selain Puskemas, yang dituju oleh ketentuan ini adalah FKTP lain, termasuk klinik dan tempat praktek dokter dan tempat praktek dokter gigi.

Dalam menerima amanah ini setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Nagan Raya harus melakukan akreditasi dan kini berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya Hj. Siti Zaidar S.ST

Sebanyak 4 dari 11 Puskesmas di Nagan Raya telah terakreditasi oleh Menteri Kesehatan, diantaranya Puskesmas Alu Bilie, Puskesmas Beutong, Puskesmas Padang Panjang dan Puskesmas Jeuram.

“Ditahun 2017 sudah ada 4 Puskesmas yang telah terakreditasi, ditahun 2018 ini mungkin akan disuvey lagi pada 7 Puskesmas, sementara yang sudah lulus survey dan yang telah dinyatakan terakreditasi itu ada 4 Puskesmas yaitu

Puskesmas Alue Bilie, Puskesmas Beutong, Puskesmas Padang Panjang, dan Puskesmas Jeuram,” sebut Siti Zaidar pada resepsi Hari Kesehatan Nasional ke-54 tahun 2018 di kantonya, Senin 12 November 2018.

Zaidar juga mengatakan pada 4 Puskesmas lainnya di Nagan Raya yaitu Puskesmas Uteun Pulo, Puskesmas Ujung Patihah, Puskesmas Cot Kuta dan Puskesmas Padang Rubek masih dalam proses penilaian pihak surveyor.

“Ada 4 Puskesmas seperti Uteun Pulo, Ujung Patihah, Cot Kuta, dan Padang Rubek sudah dinilai tinggal menunggu hasil pengakreditasian,” ujar Zaidar.

Sementara 3 Puskesmas lainnya Puskesmas Kuala Tadu, Simpang Jaya dan Lueng Keubeu Jagat masih dalam tahapan pengakreditasian pra survey.

“Itu pada 3 Puskesmas Kuala Tadu, Simpang Jaya dan Lueng Keubeu Jagat masih dalam pra survey mungkin dalam minggu ini akan datang lagi tim penilaian untuk menilai,” ujar Zaidar.

Untuk diketahuinya dalam hal ini pentingnya manfaat pengakreditasian adalah memberikan keunggulan kompetitif, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat.

Meningkatkan pendidikan pada staf fasilitas pelayanan kesehatan primer untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, meningkatkan pengelolaan risiko baik pada pelayanan pasien baik di Puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan primer lainnya.

Penyelenggaraan upaya Puskesmas kepada masyarakat, membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf fasilitas pelayanan kesehatan primer, meningkatkan reliabilitas dalam pelayanan, ketertiban pendokumentasian, dan konsistensi dalam bekerja, serta meningkatkan keamanan dalam bekerja.[]

Penulis: Bahariandy Mahardeka
Editor: Redaksi

Anda mungkin juga berminat

Comments
Loading...