337 Penerima PKH Nagan Raya Mundur Karena Mampu Secara Ekonomi

SUKA MAKMUE, ACEHEKPRES.COM – Ditengah Pandemi Covid-19 sebanyak 337 Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Nagan Raya mengundurkan diri dari Penerima Bantuan Sosial PKH.

Sebanyak 337 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Nagan Raya dinyatakan graduasi mandiri atau mengundurkan diri dari kepesertaan PKH Kementerian Sosial RI karena telah sejahtera dan mampu secara ekonomi.

Kepala Dinas Sosial Nagan Raya Bustami, S.Pd mengatakan, mereka mengundurkan diri secara sukarela dari kepesertaan PKH karena alasan sudah mampu mandiri secara ekonomi.

“Mereka patut menjadi contoh bagi KPM lainnya, khususnya yang status ekonominya juga telah membaik dan mampu mencukupi kebutuhannya secara mandiri agar dapat secara sukarela mundur dari penerima bansos PKH,” kata Bustami, Rabu, 22 Juli 2020.

Bustami menyebutkan untuk tahun 2020 PKH Nagan Raya menargetkan graduasi KPM PKH sebesar 10 persen, sementara yang baru dicapai 5 persen lebih per 30 Juni 2020 dari total jumlah 6.620 KPM pada januari 2020 sehingga tersisa 6.283 KPM. sedangkan kurang dari 5 persen lagi sisanya akan terus kita upayakan dalam bulan juli – desember 2020 mendatang.

“Akan kita optimalkan peran pendamping sosial PKH dalam melakukan pendampingan perubahan pola pikir (mendset) KPM melalui pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)

Iklan Hari Raya Idul Adha 2020 dari Pemkab Abdya

meliputi materi kesehatan dan gizi, pengasuhan dan pendidikan anak, perlindungan anak, pengelolaan keuangan keluarga dan kesejahteraan sosial.

serta melalui Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi (PDSE) mengecek langsung status sosial ekonomi KPM dengan cara home visit,”katanya.

Ia mengatakan dengan adanya graduasi mandiri, ke depan masyarakat bisa menjadi lebih mampu untuk melanjutkan taraf kehidupan yang lebih baik guna mewujudkan kemandirian ekonomi yang merata pada semua wilayah setempat.

“Kami berharap bagi KPM lainnya yang sudah mampu atau sejahtera agar mengundurkan diri dengan sukarela dan tidak perlu harus dengan pendekatan persuasif lagi agar bantuan sosial PKH ini bisa dapat dimamfaatkan oleh masyarakat yang berhak dan belum mendapatkan bantuan apa pun,” harapnya

Koordinator Kabupaten Fathurrahman, S.Pd.I, mengatakan, untuk tahun 2020 setelah dilakukan graduasi maka peserta PKH lama yang tersisa 6.283 KPM. Namun pada tahun 2020 kita mendapat perluasan PKH sebanyak 1.704 calon KPM.

“Setelah dilakukan validasi data dilapangan dari 1.704 yang memenuhi syarat kepesertaan PKH hanya sejumlah 691, sedangkan 1.013 sisanya tidak memenuhi syarat kepesertaan PKH karena mampu, double dan tidak memiliki komponen PKH, jadi update terakhir hasil final closing tahap IV 2020 jumlah 6.974 KPM”, tutup Fathur.[]

Iklan Sosialisasi Covid-19 dari Pemkab Nagan Raya
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Kadis PUPR NR Adi Martha
Anda mungkin juga berminat
Iklan HUT ACEHEKSPRES.COM ke 2 dari Direktur RSUD SIM Nara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.