1.225 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang

-- ads --

KUTACANE, ACEHEKSPRES.COM– Banjir bandang yang menerjang seratusan rumah hingga rusak berat di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) harus memaksa 1.225 warga setempat mengungsi sejak Minggu 2 Desember 2018.

Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim, mengatakan banjir bandang susulan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, Jumat 30 November 2018

Kembali menghanyutkan 23 unit rumah, serta mengakibatkan 35 ribu hektar lahan pertanian masyarakat rusak, seperti terjadi di Gampong Natam Baru dan Gampong Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, Angara.

“23 unit rumah hanyut dan ratusan lainnya rusak,” kata Bupati Aceh Tenggara.

Bupati telah meninjau langsung lokasi banjir Gampong Natam Baru, Kecamatan Badar. Ia juga telah mengintruksikan jajarannya untuk mengerahkan alat berat, guna melakukan relokasi atau pembersihan puing- puing kayu dan batu menimpa rumah warga serta menutupi akses jalan nasional.

“Pasca terjadi bandang jumlah rumah rusak mencapai ratusan, merusak satu jembatan, sementara warga terdampak banjir mencapai ribuan jiwa,” terangnya.

Hingga kini para korban banjir ditempatkan di dua lokasi pengungsian adapun untuk warga Natam dan warga Dusun Lawe Menderung, Kecamatan Natam Baru mengungsi ke Madrasah Tsanawiyah Darul Hasanah di Gampong setempat, korban di Kecamatan Ketambe, telah didirikan satu unit tenda darurat pengungsi di daerah tersebut.

Kerugian akibat banjir bandang Aceh Tenggara mencapai miliaran rupiah, hal itu dikatakan Kepala BPBD Aceh Tenggara Ramisin Selian.

“Status Aceh Tenggara Darurat Bencana. Kondisi ini praktis siaga 1 tanggap bencana sudah berlaku sejak hari ini,” katanya.

Sedangkan, untuk mengamankan, membersihkan serta membangun sementara akses jalan dan jembatan yang terputus, pihak BPBD setempat telah menerjunkan alat berat guna memperbaikinya.

“Alhamdulillah penanggulangan bencana ini mendapat respon cepat dari semua kalangan masyarakat di Agara, perhatian penuh dari Bupati dan Wakil Bupati, “ jelasnya.

Pembersihan material banjir bandang Kodim 0108 dan Polres Aceh Tenggara mengerahkan ratusan prajurit, ke semua titik bencana.[]

Sumber: JPNN
Editor: Redaksi

Comments
Loading...